fbpx

Melihat 10 Tren E-Learning di Tahun 2020

  • Home
  • blog
  • Melihat 10 Tren E-Learning di Tahun 2020
blog image

Secara resmi, pemerintah telah menerapkan New Normal per bulan Juni 2020 kemarin. Kebijakan New Normal ini dibuat untuk menggerakkan kembali perekonomian negara yang sempat lumpuh. Meskipun begitu, tidak semua aspek menjalani atau menerapkan new normal. Di dunia pendidikan sendiri, Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan menyatakan bahwa pembelajaran online atau daring menjadi opsi terbaik di kala pandemi masih menyerang Indonesia.

Pengelola kampus dan juga pengajar seperti Anda tentunya harus mencari cara bagaimana perkuliahan bisa tetap berjalan efektif. Sejumlah kampus di Indonesia, pada semester sebelumnya sudah mulai menggunakan e-Learning atau platform pembelajaran daring. Namun disisi lain, masih banyak kampus yang belum menggunakan platform serupa. Inilah saat yang tepat bagi kampus Anda untuk menggunakan e-Learning demi efektivitas perkuliahan yang akan dimulai dalam waktu dekat. Namun sebelum memutuskan, ada baiknya Anda menyimak tren atau fitur ideal seperti apa yang seharusnya ada dalam sebuah platform e-Learning  berikut ini:

  1. Kurasi Konten Otomatis
  2. tren elearning, kurasi konten otomatis, lms indonesia, elearning indonesia,E-LearningMateri menjadi aspek utama dalam sebuah perkuliahan. Dalam mempersiapkan perkuliahan, Anda tentunya tak hanya akan merujuk pada satu jenis referensi saja, namun berbagai sumber yang relevan dengan materi yang ingin Anda sampaikan. Untuk itu, Anda pun melakukan kurasi atau seleksi agar mahasiswa dapat menerima materi dengan baik. Dalam memilih referensi sendiri, tentunya Anda memerlukan waktu khusus terlebih jika Anda tidak hanya mengampu satu mata kuliah saja. Materi pembelajaran yang beragam juga mendukung perkuliahan yang lebih interaktif sehingga mahasiswa lebih memahami materi yang disampaikan.

    Untuk itu, di tahun 2020 ini fitur smart content curation hadir dalam e-Learning. Fitur ini akan membantu Anda dalam melakukan kurasi materi atau referensi yang bisa diakses oleh mahasiswa melalui e-learning. Smart content curation akan membantu Anda dalam memilih materi dari topik yang sudah Anda tentukan dengan cepat dan memadatkannya. Dengan begitu, pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat dan materi yang ingin Anda tersampaikan secara efektif.

  3. User Generated Content
  4. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, elearning user generated contentTrend berikutnya yang akan membantu meringankan pekerjaan Anda adalah user generated content. E-learning memungkinkan dosen praktisi atau mahasiswa untuk membagikan materi perkuliahan dengan topik yang sudah ditentukan melalui e-Learning. Mereka bisa menuliskan review atau ringkasan dari materi yang sudah ada agar bisa lebih dipahami oleh mahasiswa lain. Dalam konteks ini, user generated content membantu Anda untuk menjelaskan secara detail kepada mahasiswa tentang topik yang ingin Anda sampaikan ke dalam perkuliahan.

  5. Learning Management System Versi Mobile yang Ramah
  6. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, lms estudy, elearning estudy, estudyBelajar online darimana saja, berarti bisa diakses menggunakan perangkat apapun. Selama ini e-Learning hanya berfokus pada satu perangkat saja yakni laptop atau komputer. Namun pada tahun 2020 ini, platform e-learning akan mendukung mahasiswa yang ingin mengakses materi perkuliahan melalui smartphone mereka. Mobile e-Learning ini tentunya juga didukung dengan interface atau tampilan aplikasi yang memudahkan mereka untuk belajar. Mobile learning experience ini tentunya secara tidak langsung akan meningkatkan semangat belajar mahasiswa meski harus melakukan perkuliahan secara online.

    Learning Management System eStudy by DNA

  7. Chatbot yang Membantu Menjawab Pertanyaan Mahasiswa
  8. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, lms estudy, chatbot untuk lms
    Selama ini perkuliahan dilakukan secara terjadwal. Anda sebagai dosen atau pengajar menyampaikan materi dan melakukan tanya jawab selama jam perkuliahan berlangsung. Meskipun Anda bersedia untuk diajak berdiskusi oleh mahasiswa di luar jam kuliah, situasi ini tidak mudah dilakukan jika ada banyak mahasiswa yang ingin melakukan diskusi, terlebih saat Anda memiliki kesibukan lain yang harus segera diselesaikan.Namun, semua itu akan teratasi saat Anda menggunakan e-Learning. Terlebih lagi, pada tahun 2020 akan ada penambahan fitur chatbot yang akan membantu Anda menjawab pertanyaan dari mahasiswa. Selain mempermudah pekerjaan Anda, chatbot juga membantu mahasiswa mendapatkan jawaban dari pertanyaannya secara cepat.

  9. Personalisasi Cara Belajar Online
  10. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, belajar online
    Setiap mahasiswa dan dosen memiliki gaya belajar-mengajar masing-masing. Ada yang nyaman ketika pembelajaran disampaikan melalui audio visual, kemudian ada yang lebih nyaman dengan lisan atau audio, atau hanya sekedar membaca artikel semata. Untuk itu, kedepannya e-Learning wajib memiliki fitur personalisasi didalamnya. Fitur ini membantu mahasiswa untuk memilih bentuk materi yang ingin mereka dapat. Bagi yang suka dengan video, mereka bisa memilih materi dalam bentuk audio visual, jika lebih menyukai suara saja maka mereka bisa memilih audio. Personalisasi pada penyampaian materi ini akan menambah kenyamanan mahasiswa dalam belajar di mana dalam hal ini akan berpengaruh pada prestasi dan pemahaman materi perkuliahan.

  11. Penggunaan AR dan VR
  12. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, belajar online, AR VR elearning
    Metode perkuliahan online menggunakan Augmented Reality (AR) atau mengubah objek dua dimensi ke dalam bentuk hologram tiga dimensi dan Virtual Reality (VR) atau membuat objek maya terlihat lebih realistis telah banyak digunakan. Pada tahun 2020 fitur AR dan VR dalam e-Learning akan semakin banyak digunakan. Mengingat kedua teknologi ini akan membantu mahasiswa yang berkuliah di jurusan kedokteran, biologi, dan jurusan yang membutuhkan praktikum untuk memahami materi yang disampaikan.

  13. Penggunaan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence
  14. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, belajar online, AI Elearning, LMS AI
    Forbes menyatakan jika kehadiran Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan akan menyempurnakan keberadaan e-Learning. Dalam situasi seperti sekarang misalnya, setiap dosen atau pengajar tentunya memiliki cara mengajar dan kecepatan penyampaian materi yang berbeda. Di sisi lain, ada mahasiswa yang membutuhkan ilmu atau materi perkuliahan. AI akan meringankan pekerjaan dosen dalam merancang materi, melakukan konsultasi, hingga menjawab pertanyaan dari mahasiswa. Selain itu, AI bisa memberikan rekomendasi metode belajar yang efektif dan memberikan rekomendasi referensi yang relevan secara otomatis tanpa campur tangan seorang dosen.

  15. Pengukuran Indikator Keberhasilan Pembelajaran yang Jelas
  16. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, belajar online, indikator keberhasilan dosen
    Dalam setiap melaksanakan sebuah kegiatan tentunya ada indikator keberhasilan yang harus dicapai, sama halnya dengan perkuliahan online. Pada tahun 2020, platform e-learning akan menambahkan fitur perhitungan keberhasilan atau persentase keberhasilan dari strategi pembelajaran yang telah ditetapkan. Persentase keberhasilan ini didapatkan dari hasil integrasi penilaian performa dan strategi pembelajaran yang ada. Dengan begitu, pihak kampus atau Anda sebagai dosen dapat menilai seberapa efektif pembelajaran yang sudah terlaksana sebelumnya.

  17. Studi Kasus yang Nyata dengan Augmented Learning
  18. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, belajar online, Augmented Learning elearning
    Memiliki konsep yang sama dengan Augmented Reality, Augmented Learning membantu dosen yang mengampu kuliah dengan kegiatan praktikum untuk menggambarkan situasi atau gambar sebenarnya melalui pembelajaran online. Sehingga, dosen dan mahasiswa tidak perlu terjun langsung ke lapangan di tengah pandemi seperti ini. Dalam hal ini, mahasiswa akan lebih memahami materi perkuliahan karena mereka bisa melakukan eksplorasi layaknya sedang melakukan perkuliahan offline.

  19. Kritik dan Saran dari Mahasiswa
  20. tren elearning, lms indonesia, elearning indonesia, belajar online, Augmented Learning elearning, kritik dari mahasiswa
    Dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan tentunya harus ada evaluasi selepasnya, tak terkecuali dalam e-Learning. Dalam hal ini, mahasiswa bisa memberikan masukan atau timbal balik setelah kuliah menggunakan platform e-Learning. Feedback dari mahasiswa ini bisa dijadikan bahan evaluasi oleh pihak kampus untuk pelaksanaan perkuliahan di semester berikutnya.

Dari 10 tren yang sudah dijelaskan ini dapat Anda jadikan acuan dalam memilih platform e-Learning. Untuk itu, ada baiknya Anda memahami satu per satu fitur yang ada dan periksa kembali kebutuhan instansi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat WA